Tags

, , ,

1. Serabi notosuman Solo
Setelah browsing tentang serabi notosuman, ternyata memang benar bahwa ada cabang serabi notosuman solo yang di BSD Tangerang. Tepatnya sih di Pasar modern BSD. Itu deket pintu masuk menuju tol jorr.

Waktu itu aku memang berniat untuk membelikan serabi notosuman solo ini untuk temanku yang sangat suka dengan serabi notosuman. Biasanya kalau aku sedang pulang ke solo, aku selalu membawakan oleh oleh serabi buat temanku ini termasuk teman kantorku.
Tak lupa juga membawakan oleh oleh jenis lain buat mereka.

Kembali ke serabi notosuman BSD. Ruko Ny terhitung berukuran kecil, paling ukuran 3×4 meter. Tapi terlihat setiap waktu banyak pengunjung yang membelinya .
Waktu itu kebetulan pas hujan, jadi mencoba mencicipi serabi ini terasa nikmat sekali.

Dari segi teknik pembuatan, serAbi ini dibuat dengan pengapian energi gas. Sehingga akan cepat dalam pembuatannya . Sebenarnya serabi notosuman yang asli itu dibuat dengan teknik pengapian menggunakan arang ato bara api dari arang yang dikipasi oleh pembuatnya. Dan untuk serabi ini tidak dibuat cabang usahanya. Makanya cuma ada di kota solo . Tapi kalau yang menggunakan pengapian berbahan gas, dia membuka cabang di beberapa kota.

Yang jelas serabi ini nikmat sekali. Yummy ….

2. Bebek Kaleyo

Kali ini aku pengen ngomongin tentang bebek kaleyo. Pertama kali aku makan bebek kaleyo di buaran dan kemudian lanjut ke Tebet.

Bebek kaleyo punya kekhasan dengan rasa pedasnya. Terutama dengan sambal Lombok Ijo-nya … Kalo dicoba bener-bener pedas … Selain itu daging bebeknya juga empukkk. Pokoknya Maknyusss deh😀

Waktu itu sehabis membeli kasur di ITC BSD bareng temanku, kami sepakat untuk makan bebek kaleyo cabang BSD. Perjalanan dari ITC BSD pun cuma ditempuh 7 menit dengan mobil. Bener-bener deket dan tanpa macet.

Sesampai di bebek kaleyo, ambil posisi duduk lesehan. Pesen dan dalam 7 menit jadi deh …. Alhamdullilah