Tags

, , , , ,

Kali ini kita akan bercerita tentang reporting dan interpreting liabilities yang dituangkan dalam buku Financial Accounting yang merupakan karangan Libby.

Hampir 150 tahun lalu, keinginan untuk menyelamatkan bayi prematur telah memulai berdirinya salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia saat ini. Henri Nestle adalah seorang ahli farmasi yang mengembangkan sereal yang dapat disarikan oleh bayi yang tidak bisa menerima susu ASI dari ibunya.

Produk yang menyelamatkan kehidupan bayi premature, Farine Lactee Henre Nestle, menjadi produk pertama dari usaha raksasa dunia yang dikenal di dunia sebagai Nestle.

Dalam sejarah panjangnya, Nestle telah fokus pada pengembangan dan penciptaan brand-brand yang terkait nutrisi, kesehatan, dan kebugaran. Fokus ini digambarkan dalam slogan Nestle yaitu “Good Food, Good Life”. Untuk menjaga brand-nya dan pertumbuhannya, Nestle harus secara hati-hati mengatur aktifitas pembiayaan sehingga pembiayaan yang diperlukan akan tersedia ketika peluang strategis yang penting muncul.

Nestle menggunakan metode peminjaman jangka-pendek dan jangka-panjang untuk memastikan operasionalnya dan rencana jangka panjang akan berhasil. Perusahaan ini menghasilkan jumlah cash flow yang signifikan dari aktivitas operasionalnya dan menggunakan sumber modal ini untuk membiayai akuisisi aset baru dan usaha baru yang brand-nya akan menambah dimensi baru bagi brand Nestle yang ada. Pengelolaan yang hati-hati atas liabilities ( obligasi/ tanggung-jawab) dan pinjaman membuat Nestle untuk memiliki sumber daya yang perlu untuk melanjutkan menjadi satu-satunya perusahaan makanan global unggulan.

Mengerti Bisnisnya
Sebuah bisnis membiayai proses akuisisi aset mereka dari dua sumber daya eksternal yaitu modal yang disupply oleh kreditor ( debet ) dan modal yang disediakan oleh pemilik ( equity). Gabungan antara debet dan equity yang digunakan oleh bisnis disebut dengan struktur kapital-nya.

Sebagai tambahan untuk memilih struktur modalnya, manajemen dapat memilih dari beberapa jenis sumber dari tempat meminjam uang, seperti yang digambarkan pada bagian liability balance sheet Nestle.

Faktor apa yang dipertimbangkan oleh manager ketika mereka meminjam uang ? Dua faktor utama adalah resiko dan biaya. Dari perspektif perusahaan, debt capital akan lebih beresiko ketimbang equity karena pembayaran diasosiasikan dengan hutang yaitu obligasi legal perusahaan. Jika sebuah perusahaan tidak bisa mencapai pembayaran hutang yang diperlukan (baik pokok maupun bunga) karena kelangkaan kas temporary, kreditor bisa memaksa perusahaan kedalam kebangkrutan dan memerlukan penjualan asset untuk menutupi hutangnya.

Seperti transaksi bisnis pada umumnya, peminjam dan pemberi pinjaman, berusaha untuk bernegosiasi kemungkinan penyelesaian yang paling menguntungkan. Manager memutuskan upaya yang bisa dipertimbangkan untuk menganalisa alternatif kesepakatan peminjaman.

Perusahaan yang memasukkan hutang dalam struktur kapitalnya harus membuat keputusan strategis dengan mempertimbangkan keseimbangan antara hutang jangka pendek dan jangka panjang. untuk mengevaluasi struktur kapital perusahaan, analis keuangan menghitung angka rasio accounting.

References :
1. Financial Accounting. Libby, short Libby.